Penurunan Konsumsi Kelas Menengah dan Tantangan Ekonomi Indonesia
Dilansir dari berita yang diterbitkan oleh Tempo.co Terkait Tren konsumsi kelas menengah di Indonesia yang menunjukkan penurunan yang signifikan, menurut laporan terbaru dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk kelas menengah terus menurun dari 57,33 juta orang pada 2019 menjadi 49,51 juta orang pada 2022. Penurunan ini menunjukkan tantangan baru bagi perekonomian Indonesia, terutama dalam memperkuat daya beli kelas menengah.
BPS juga mencatat peningkatan jumlah penduduk yang tergolong dalam kelompok menuju kelas menengah, dari 136,92 juta orang pada 2023 menjadi 137,50 juta orang pada 2024. Namun, jumlah penduduk kelas atas justru mengalami penurunan dari 1,26 juta pada 2023 menjadi 1,07 juta pada 2024.
Kelompok kelas menengah di Indonesia mencakup masyarakat dengan pengeluaran berkisar antara Rp2.040.262 hingga Rp9.909.844 per kapita per bulan pada tahun 2024. Standar ini ditetapkan berdasarkan perhitungan Bank Dunia yang mengukur kelas menengah sebagai mereka yang memiliki pengeluaran 3,5 hingga 17 kali garis kemiskinan.
Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebut bahwa penurunan konsumsi kelas menengah ini sebagian besar merupakan dampak dari pandemi Covid-19. Dia menekankan pentingnya pemerintah untuk mengambil langkah-langkah kebijakan yang memperkuat daya beli kelas menengah karena kontribusi signifikan mereka terhadap perekonomian Indonesia. “Penguatan daya beli diperlukan tidak hanya untuk kelompok miskin, tapi juga untuk kelas menengah dan menuju kelas menengah,” ujar Amalia.
Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Raden Pardede, menambahkan bahwa sektor manufaktur merupakan salah satu kunci untuk memulihkan kelas menengah. Menurutnya, partisipasi kelas menengah di sektor ini dapat meningkatkan produktivitas dan daya beli, yang pada gilirannya akan menggerakkan ekonomi secara keseluruhan.
Dengan demikian, pemulihan ekonomi Indonesia pasca-pandemi tidak hanya memerlukan dukungan bagi kelompok miskin dan rentan, tetapi juga perlu memprioritaskan pemulihan daya beli dan produktivitas kelas menengah yang merupakan tulang punggung ekonomi.
Beauty Fashion
Your articles are extremely helpful to me. May I ask for more information?